Saturday, 21 June 2014

Berburu Kopi Sampai ke Toraja

Malam hari, selepas tiba di Toraja Heritage Hotel, saya bersama rombongan peserta Toraja Rock Art 2009, berdiskusi bersama untuk hunting foto esok hari yang rencananya akan menggapai puncak bukit perkebunan kopi Toarco Jaya.

Perjalanan Menuju Perkebunan Kopi
Perkebunan kopi ini merupakan perkebunan yg tertutup. Saya dan rombongan merasa beruntung. Melalui bantuan seorang sahabat, Om John Lebar kami bisa mendapat kesempatan untuk masuk ke area ini.
Untuk bisa sampai disana dan menikmati mentari pagi, kami sepakat untuk berangkat pagi sekali, jam 4 subuh. Ketika waktunya tiba, udara Toraja di pagi hari sangatlah dingin. Tapi itu semua tidak mengurangi niat para peserta untuk terus maju dan mengabadikan momen pagi dari atas bukit. Dari peserta yang ada, Aman Rochman tidak bisa ikut karena sakit.
Perjalanan menuju bukit PT. Toarco Jaya tidaklah mudah dicapai. Jalan kelok berbatu harus kami lewati untuk bisa mencapai titik yang telah ditentukan. Apalagi dengan kondisi gelap gulita, membuat team kami sempat nyaris salah jalan. Untungnya tidak salah, karena disaat yang bersamaan kami harus bertarung dengan waktu agar sang surya bisa kita potret tepat pada waktunya.
Tiba di atas bukit, dengan sigap semua peserta berlomba mengabadikan momen. Mengeluarkan “senjata” andalan masing-masing dan berebut tempat yang menarik. Selepas memotret, hidangan kopi pembuka dari karyawan PT. Toarco Jaya membuat suasana menjadi hangat. Namun ini baru pembuka loh, karena sehabis itu kami beranjak pergi menuju pabrik pengolahan kopi yang buat saya pribadi benar2 menjadi pengalaman yang baru dan menyenangkan.
Sinar matahari beranjak naik ketika kami semua menuju ke pabrik pengolaham kopi. Sebelum tiba disana, kami disajikan beberapa petani kopi yang sedang memberikan contoh proses memetik buah kopi, menjemur dan mengumpulkannya sebelum dikirim ke pabrik.
Yang seru adalah, saya baru tahu kalau hari itu sebenarnya tidak ada proses memetik kopi. Namun karena kedatangan kami, maka dihadirkanlah beberapa petani kopi untuk memamerkan proses kerjanya. OH Great ^_^
Petani Sedang Memetik Kopi

Akhirnya, kami segera bergegas menuju pabrik kopi. Terik matahari sudah meninggi, tapi syukurlah kami langsung masuk menuju beberapa bangunan yg dijadikan tempat proses pembuatan kopi yg dibagi kedalam beberapa segmen. Mulai dari kopi yg didatangkan dari kebun, pencucian biji kopi, pengeringan, pembakaran dan pemilihan biji kopi yg baik, dilakukan disini semua.
Kopi yang baru selesai di petik

Proses Pemilihan Kopi

Proses Penjemuran Kopi
Pengolahan Kopi
Mendapat penjelasan langsung dari “manager” pabrik, kapan lagi bisa dapet momen disini. Jeprat-jepret pun makin asik dan seru. Peserta dibuat kagum dengan proses ini semua.
Foto Peserta

Slurrrppp…lamunan saya berakhir di Bogor pagi ini, ditemani segelas kopi Toraja buatan ibu, rasa kangen saya kepada Toraja kembali Bangkit, suatu saat nanti mudah2an saya bisa datang kesana lagi.


Salam
Penulis: Purwo Subagiyo

1 comment:

  1. kopi Toraja memang sudah terkenal di dunia..beruntung sekali bisa mengunjungi Toarco jaya.......
    keep happy bligging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete