Saturday, 15 February 2014

Pengembangan Objek Wisata Pango Pango di Tana Toraja

Pengunjung Menikmati Pemandangan di Pango Pango
Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tana Toraja mulai membuka kawasan wisata alam Pango-pango kepada masyarakat umum.

"Masyarakat umum sudah bebas mengunjungi objek wisata alam Pango-pango. Untuk sementara, pengunjung digratiskan masuk berwisata di Pango-pango," ujar Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung di Makale, Jumat (22/3/2013).

Dikatakan Theofilus, Pango-pango yang terletak di kecamatan Makale Selatan salah satu objek wisata alam baru yang dikembangkan menjadi objek wisata unggulan di Tana Toraja.

Wisatawan yang berkunjung ke Pango-pango bisa menikmati keindahan alam dan sejuknya udara pegunungan. Tidak hanya itu, wisatawan akan dimanjakan dengan rimbunnya hutan pinus yang masih "perawan" dan hamparan pegunungan yang mengelilingi kawasan wisata Pangopango.

Dipuncak Pangopango  yang berada pada ketinggian 1.643 meter dari permukaan laut, wisatawan bisa melihat jelas seluruh wajah kota Makale, hingga kabupaten Toraja Utara.

Pemandangan Kota Makale Dari Pango Pango.
Hutan Wisata

Bahkan, pemkab Tana Toraja berencana membangun sebuah menara ketinggian 30 meter di atas puncak agar pengunjung bisa melihat wajah kota Pare-pare dengan menggunakan teropong.

Ditengah-tengahnya terdapat sebuah gasebo tempat wisatawan beristirahat melepas lelah sambil menikmati indahnya panorama alam pegunungan. Akses jalan menuju Pangopango juga sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. 

"Sejuknya udara pegunungan dan keindahan alam yang luar biasa indahnya siap menyambut setiap wisatawan yang datang berwisata ke Pango-pango," kata Theofilus.

Selain potensi alam, Pangopango juga menawarkan wisata agro. Tanaman yang tumbuh di sekitarnya seperti buah-buahan dan sayur mayur menambah daya tarik tempat wisata itu.

Pengunjung bisa melihat langsung  proses pembibitan, penanaman hingga proses pemetikan. Pangopango sebagai kawasan wisata agro diharapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan pendapatan daerah

"Wisatawan juga bisa langsung membeli buah-buahan dan sayurmayur kepada masyarakat setempat dengan cara memetik langsung di kebun di kawasan wisata angro Pangopango," kata Theofilis.

Meski sudah dibuka untuk umum, Pemkab Tana Toraja masih terus membenahi fasilitas kawasan wisata alam dan wisata agro Pangopango guna lebih memikat wisatawan domestik dan mancanegara datang berkunjung ke Pangopango. Saat ini yang dilakukan pemerintah bagaimana mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke kawasan wisata Pangopango.

Semakin banyak wisatawan datang, Pangopango akan makin terkenal. Setiap orang yang datang akan bercerita pengalamannya selama berada di Pangopango kepada orang lain. Cerita itu salah satu media promosi yang diyakini makin membuat orang penasaran untuk datang ke sana.

"Saya optimistis, Pangopango akan menjadi objek wisata unggulan di Toraja. Saya juga memprediksi, dalam beberapa tahun ke depan akan ada event spektakuler dilaksanakan di kawasan wisata alam dan kawasan wisata agro Pangopango" optimistis Theofilus.

Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi menyatakan Pangopango dijadikan kawasan objek wisata baru merupakan terobosan spektakuler yang dilakukan pemkab Tana Toraja dalam upaya meningkatkan pariwisata daerah.

"DPRD mendukung setiap upaya pemerintah dalam memajukan pariwisata daerah. Termasuk mengembangkan potensi daerah menjadi objek wisata baru," tandas Legislator Partai Golkar itu.

 Sumber : Sindonews.com
 Back To Baca Artikel Lainnya di SINI

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete